Polres Ponorogo Gelar Sosialisasi SOS Bersama SMPN 2 Jetis Ponorogo

oleh

PONOROGO – Satlantas Polres Ponorogo, Jatim dalam hal ini Kanit Dikyasa mengadakan sosialisasi SOS (Save our Students)  yang di hadiri sekitar 350  orang  tua wali murid dari kelas VII, VIII DAN IX, Selasa (18/12/2018) di Aula SMP Negeri 2 Jetis.

 

Menurut Kanit Dikyasa Polres Ponorogo Ipda Dul Hajis, tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah agar orangtua wali murid memahami bahwa anak anak yg masih duduk di bangku sekolah setingkat SLTP apapun alasanya belum boleh mengendarai kendaraan bermotor sendiri ke sekolah. “Sehingga di harapkan pihak orang tua ikut melarang anaknya membawa seprda motor ke sekolah,” terangnya Ipda Dul Hajis.

 

Masih menurut  Ipda Dul Hajis selaku ketua team penyuluhan dari Polres Ponorogo menyampaikan bahwa program SOS ( Save our Students ) ini adalah program Dari Satlantas Polres ponorogo yang di tujukan ke sekolah setingkat SLTP yang rawan anak didiknya belum memenuhi syarat mengendarai sudah  berkendara sepeda motor ke sekolah dan jalan raya.

 

Pihaknya juga mengucapkan terimakash kepada kepala sekolah SMPN 2 Jetis  Ponorogo yang sudah ikut serta peduli terhadap tingginya angka laka lantas bahkan tingginya angka pelanggaran berlalu lintas di kalangan pelajar di wilayah Ponorogo.

 

Sedangkan Aiptu Hadi Priono menyampaikan pentingnya menjaga generasi penerus khususnya menghindarkan dan mengurangi dan meminimalisir angka lakalantas. “Khususnya lakalantas yang melibatkan kalangam pelajar lebih lebih pelajar yang masih duduk di tingkat SLTP,” pesan Aiptu Hadi.

 

Sambutan Kepala SMP Negeri 2 Jetis Ponorogo.

 

Selain itu dia menghimbau pelajar untuk tetap patuhi terhadap segala regulasi dan aturan hukum khususnya yang berkaitan dengan lalu lintas. “Semoga kita semua terhindar dari kejadian kecelakaan lalu lintas,” urainya.

 

Sementara itu Kepala sekolah SMPN 2 Jetis Ponorogo, Mimik Suko Wahyuni mengucapkan terimakash kepada Polres Ponorogo dalam hal ini Satlantas Polres Ponorogo yang sangat peduli keselamatan anak anak setingkat SLTP.

“Semoga dengan adanya program SOS ini benar benar bisa mengurangi angka laka lantas di kalangan pelajar dan semoga bentuk kerja sama antara lembaga pendidikan dan satlantas ini bisa berkesinambungan di tahun tahun yang akan datang,” ujar Mimik Suko Wahyuni. (Muh Nurcholis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *